Dalam sunyi rak-rak tua,
buku-buku berbaris menjadi saksi bisu berzaman.
setiap helai kertas menyimpan cahaya rahasia.
Namun di luar, dunia masih bergetar,
terguncang oleh desir luka yang tak kunjung padam.
buku-buku menjadi tempat aku berteduh di saat dunia menghimpit,
Dan perpustakaan datang memeluk.
Tulisan aksara selalu menjadi jiwa,
pengetahuan yang menjadi raga.
Di antara lembar-lembar sunyi,
aku menemukan suara kehidupanyang tak pernah pudar dimakan waktu.
Perpustakaan bukan hanya ruang,
tapi rumah bagi pikiran yang gelisah,
pelukan bagi hati yang resah,
dan cahaya bagi langkah yang lelah.
Di sana aku belajar arti sabar,
menyusuri kata demi kata seperti jalan pulang.
Setiap buku mengajarkanku,
bahwa luka pun bisa berubah jadi hikmah.
Dan aku tahu,selama perpustakaan berdiri,
manusia tak akan benar-benar kehilangan arah,
karena ilmu adalah cahaya yang tak bisa padam oleh gelap dunia.
By;ismanurulkhotimah_XII-I






