Suara Bumi yang Terlupa
Bumi berbisik lirih di sela angin,
Tentang hutan yang kini makin hening.
Daun-daun gugur tanpa musim,
Karena tangan kita yang tak mau diam.
Sungai-sungai meneteskan air mata,
Menanggung limbah dan dosa manusia.
Langit pun muram kehilangan biru,
Diselimuti asap, tertutup kelabu.
Namun harapan tak pernah mati,
Saat kita mulai peduli kembali.
Memungut sampah di jalan kecil,
Menanam pohon dengan hati yang tulus dan adil.
Mari dengar rintihan alam,
Bukan sekadar isak dalam diam.
Karena bumi tak butuh banyak kata,
Hanya tindakan nyata darikita semua
neng laela sari, Kelas: XII G






