Pepohonan pernah berbisik ditiup angin sepoi-sepoi, Daun-daunnya menari dengan lembut nan anggun. Namun kini langit tercekik kelabu, Seiring kicauan alam yang kian memudar hari demi hari.
Sungai-sungai menangis, tak lagi jernih, Airnya tercemar tahun demi tahun. Lautan membengkak karena derita plastik, Dan hutan tumbang bagai hujan lebat.
Namun di tangan kita, kekuatan itu terletak, Untuk memulihkan bumi, untuk membersihkan langit. Dengan setiap langkah, dengan setiap pilihan, Kita berikan Bumi suara penuh harapan.
Tanam benih, dan biarkan ia tumbuh, Biarkan kebaikan terlihat dalam tindakanmu. Lindungi kehidupan di udara dan laut— Bumi milikmu dan aku.
By: Selia sifaul umah XII-G






